Archive for 2011

Jogja - Ambon - Makassar

Capek skali kalau saya lihat judulnya....
Capek di perjalanan, mana harus naik pesawat. Pasti sangat... sangat melelahkan.. BUT bukan itu maksudku tapi semua ini tentang kuliahku. Iya kuliahku yang mana saya harus dengan iklhas melepaskan masa bhaktiku selama satu tahun yang kutempuh di Jogja dan berhijrah ke Makassar. Satu alasan karena cita- cita masa kecilku. Wanna be a Doctor !, ya menjadi seorang dokter adalah cita- citaku.
Masih ingat sewaktu ikut P2K (Program Perkenalan Kampus) di jurususan farmasi, kami disuruh untuk menuliskan cita- citanya untuk digantungkan di topi toga. Tahu tidak yang saya tulis ditopi toga saya.
Iya "dokter", banyak skali teman- teman yang protes padahal udah nyata- nyata seorang farmasi bakal jadi apoteker malah saya menulis dokter. Itu lha saya dengan banyak keanehan, tapi emang itu adalah usaha saya, mimpi dan harapan saya.
Alhamdulillah saya berhasil masuk kedokteran untuk T.A 2011 ini dan harus kembali menjadi MABA. Saya ketrima di Universitas Muslim Indonesia Fakultas Kedokteran. Tidak sia- sia perjuangan 7 kali tes untuk masuk kedokteran (-__-) akhirnya bisa ketrima juga.
Alhamdulillah, terimah kasih Ya Allah atas nikmat yang Kau berikan padaku. Dan sekarang, dengan kalimat Bismillah saya hijrahkan diri saya ke Makassar. Buat sayangku,... tunggu abang ya ^__^

Posted in | Leave a comment

Belajar dari Beruang

SEEKOR beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dengan sabar di tepi sungai deras. Waktu itu memang tidak sedang musim ikan. Sejak pagi ia berdiri di sana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air. Namun, tak satu juga ikan yang berhasil ia tangkap.

Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya... hup... ia dapat menangkap seekor ikan kecil. Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan. Si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."

"Mengapa," tanya sang beruang.

"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-celah gigimu," rintih sang ikan.

"Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.

"Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai. Setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar. Di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku untuk memenuhi seleramu," kata ikan.

Posted in | Leave a comment

Belajar dari Jepang "The Sun Of Asia"

Siapa yang tidak kenal Jepang, Negara yang saat ini menjadi kiblat bagi teknologi. Dengan kecanggihan Teknonlogi Robotnya membuat Negara dengan "The Sun" ini disegani oleh lawanya baik dikawasan Asia maupun Eropa. Apalagii Negara Indonesia yang yang merupakan bekas jajahan Jepang. Tapi kita ingat kembali masa- masa Jepang sebelum mencapai masa gemilangnya sekarang. Negara bekas uji coba bom atom dari rivalnya membuat Jepang hancur. Namun semua itu bukan masalah besar bagi mereka, dengan semangat gigih dan perjuangan mereka mencoba bangkit untuk meraih hal yang lebih baik. Bagi Jepang apa yang mereka alami bukan sebagai akhir, tetapi awal yang baru. Berikut prinsip Jepang hingga bisa bangkit dan menjadi Negara yang disegani oleh lawan maupun kawannya :

1. Kerja Keras
Tentu ini motivasi yang patus kita contoh! Sama seperti kebanyakan orang-orang di Asia Timur. Mereka menjadi pekerja keras dalam hidupnya.

Kata mutiara motivasi : Di dunia ini tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada adalah kita kurang bekerja keras.

2. Pantang Menyerah
Masyarakat jepang untuk ini benar-benar membuktikannya. Dulu mereka setelah porak-poranda akbiat perang dunia ke II. Hanya membutuhkan waktu tidak lama untuk menjadi salah satu pusat ekonomi dunia.

Pesan Motivasi : Menyerahlah jika peluang benar-benar sudah habis. Tapi selagi masih ada satu harapan, Raihlah dengan kerja keras dan anda pasti SUKSES.

3. Menjaga Kehormatan
Jika kamu sering melihat film atau mungkin mengikuti artikel berita di TV, sesekali pasti mendengar istilah Harakiri yaitu bunuh diri dengan menusukkan pedang ke perut. Itu dilakukan oleh masyarakat disana karena mereka tahu malu.

Posted in | Leave a comment

Cerita Pohon Apel

Suatu ketika, hiduplah pohon apel besar
dan anak lelaki yang senang bermain-
main di bawah pohon apel itu setiap
hari. Ia senang memanjatnya hingga ke
pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-
tiduran di bawah teduh dan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat
mencintai pohon apel itu. Demikian pula,
pohon apel sangat mencintai anak kecil
itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu
kini telah tumbuh besar dan tidak lagi
bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel.
Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini
bermain-main lagi denganku," pinta
pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-
main dengan pohon lagi," jawab anak
lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki
mainan, tapi aku tak punya uang untuk
membelinya." Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf
aku pun tak punya uang; tetapi kau
boleh mengambil semua buah apelku
dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan
uang untuk membeli mainan

Posted in | Leave a comment

Tangisan ku di Jogja

Bismillahir rahmanir rahim

Hari ini aku menangis sehabis menelpon keluarga di Ambon. Aku menelpon Ayah dan Ibu untuk melaporkan hasil study kemarin. Sungguh mengecewakan karena hasilnya tidak sesuai dengan apa yg diharapkan. Nilai yg aku harapkan baik anjlok. Malah termasuk nilai yang tidak lulus. Nilaiku farmasi fisik dapat D sedangkan Kimia Analisiku dapat C. :(

Aku sadar untuk mata kuliah Kimia Analisi  aku sulit untuk memahami dengan baik. Jadi aku pasrahkan semuanya. Tapi aku bertanya- tanya dengan nilai farmasi fisik ku. Aku sudah yakin dan berusaha sebaik mungkin dan aku udh mentargetkan nila Farfisku B tapi apalah  mungkn kecelakaan atau mungkin kesalahan saya.

Aku menangis sebisa mungkn waktu menelpon ayah dan ibu. Aku menceritakan semua tentang apa yang aku dapat. Alhamdulillah mereka memahami kondisiku, walaupun mereka mengkhawtirkan aku yang menangis, menangis sejadi- jadinya. Aku menangis karena satu hal, aku belum bisa memberikan yang terbaik buat mereka biar mereka tersenyum. Aku meresa bersalah, tapi untunglah ayah dan ibu bisa memaklumi semua itu. Ayah sempat berpesan :
Ris kamu harus ingat, walaupun kamu tahu apa yg kamu kamu pelajari, tapi Allah lebih Maha Tahu. Mungkin saja pada waktu kamu mengisi jawaban itu, pikiran kamu kacau atau kamu di bingunkan oleh Allah. Wallahu alam.

Benar sih ! perkataan ayah, aku paham apa yang aku pelajari, apa yang aku kuliahkan. Mungkin ada faktor lain atau kendala lain yang membuat hasilnya tidak seperti apa yg aku harapkan. Insya Allah aku akan perjuangkan ini lebih baik lagi.
Ayah juga bilang
"Kuliah itu ibarat kita berdagang, hari ini kita dapat nilai jelek kita harus intropeksi diri, kenapa sampai nilai kita jelek. dan mungkin itulah rejeki kita pada hari itu. Sama dengan berdagang, hari ini kita dapat 20 ribu, dan mungkin itulah rejeki kita pada hari itu. karena semua itu urusan Allah, Maha Tinggi, Maha Tahu dan Maha segala- galanya.

Aku juga sadar, mungkin kegagalan ku ini karena ketidakdisplinan aku dalam beribadah, aku rajin beribadah 5 waktu tetapi waktunya sering aku ulurkan.

Y a Allah ampuni hamba mu,.
Ya Allah yg maha tinggi ilmu dan luas pengetahuannya ijinkan aku untuk meraih nikmat ilmu mu. Jadikanlah aku manusia yang bisa mengambil hikmah dari semua ini.

Ayah & Bunda, Insya Allah akan ku berjuang lagi. Untuk memberikan yang terbaik buat kalian. Aku sayang kalian, My Family..

Rismanto @Jogja

Posted in | Leave a comment

Promise to be "SARJANA"

Aku menangis membaca sms ini, terpukul dan gemetar. TT_TT

Message :
Satu malam satu lembar saja !
Diam & mulailah membaca & menuliskannya !
Bukankah janjimu ingin jadi SARJANA ?
Janganlah membuat mereka meneteskan air mata !
Bukankah harapan mereka tidak mengada- ngada ?
Hanya ingin melihat kamu menjadi SARJANA !
Baju toga itu mengernkan semua keringat mereka !
Menghapus air mata mereka!
Membayar semua pengorbanan mereka!

Ingat...!! Bukan emas & permata sebagai bentuk balas jasa!
Hanya kata- kata sederhana !
SARJANA saja !
Lupakah kau waktu mereka mengantarmu ke kota ?
Mereka pulang lalu bercerita kepada siapa saja,
bahwa anak mereka sekarang kuliah dan menjadi
calon SARJANA
Banggakan mereka

Jujur, buat yang ngirim sms ini, aku terharu membacanya. Ketika aku merasa tidak mampu untuk kuliah, aku tersadar kalau ada orang yang sangat mencintai aku dan ingin melihat aku menjadi seorang SARJANA....

Untuk Bunda & Ayah tercinta, akan kugapai impian kalian. Rismanto akan menjadi SARJANA yang terbaik bagi kalian dan keluarga. Love You Mom & Dad

from +628997377xxx

Posted in | Leave a comment

Kisah Ayah dan Anaknya 1 Jam Rp. 20.000

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta , tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya.

Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
"Kok, belum tidur ?"
sapa Andrew sambil mencium anaknya. Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, "Aku nunggu
Papa pulang. Sebab aku mau Tanya berapa sih gaji Papa ?"
"Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?"
"Ah, enggak. Pengen tahu aja" ucap Sarah singkat.
"Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja
sekitar 10jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja.

Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?"
Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Andrew beranjak menuju
kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari mengikutinya."Kalo satu hari Papa dibayar
Rp. 400.000,-untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong" katanya.

"Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur" perintah Andrew. Tetapi Sarah tidak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian,Sarah kembali
bertanya, "Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?"

"Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini ? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah".
"Tapi Papa..."
Kesabaran Andrew pun habis. "Papa bilang tidur !" hardiknya mengejutkan Sarah. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar
tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Sarah didapati sedang terisak-isak
pelan sambil memegang uang Rp.15.000,- di tangannya. Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata, "Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah.
Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih" jawab Andrew

"Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah
menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini".

Posted in | Leave a comment

"kisah sepotong roti"

Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan.
Dia mendapatkan nilai jelek dalam rapor, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.
Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata,

“Tentu saja, kue bikinan mama kan enak.”
“Nih, cicipi mentega ini,” kata Ibunya menawarkan.
“Ih,” ujar anaknya.
“Bagaimana dengan telur mentah?”
“Mama bercanda deh..”
“Mau coba tepung terigu atau soda kue?”
“aduhh mam,udah dehh...
Lalu Ibunya menjawab, “ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu.
Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang sangat enak
. ”

ternyata Tuhan bekerja dengan cara yang sama gan. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi ternyata Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancangan-Nya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.

"Tuhan tidak akan membimbing kita sampai sejauh ini hanya untuk meninggalkan kita"

Posted in | Leave a comment

Kebohongan Suami terhadap istrinya (Inspiratif)

Hubungan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.

Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.

Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.

Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.

Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.

Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.

Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.

Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.

Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.

Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.

Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.

Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.

Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.

Sang istri pun bad rest di rumah sakit.

Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”.

“Haah, pergi?”. Kata sang istri.

“Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.

Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.

Posted in | Leave a comment

Bad day ato Nice Day !!

14 Januari 2011

Di awali dengan pagi yang sial. Shubuhnya kelewat dikit. hufffttttt
Bangun sholat shubuh lalu tidur lagi hingga jam 9 tepat. Mandi dan siap- siap buat pergi kampus.

Hari ini, kuliah terakhir Kimia Dasar. Jujur aku termasuk salah satu dari orang yang sulit memahami yang namanya kimia. Jangankan pahami, lihat aja udah buat aku bingung. Seingat aku, selama di SMA ilmu kimia saya banyak. Tapi banyak tawanya, habisnya gurunya itu kocak banget. Hitungan kasarnya 1% ilmu kimia sisanya tertawa...

Forget it...!!!
Next... Sampai di kampus, ternyata dosennya tidak ngajar. Jadi kita ditugaskan buat presentasi. Oh my God, dalam hati aku berharap aku bukan salah satu yang akan presentasi didepan. Kulihat detik jam yang begitu lambat. Seakan- akan, pengen mutar tuh jam biar cepat pulang. Dan akhirnya..

Ting Tong Ting Tong...!!!
"Derajat Disosiasi" itu suara yang bergema dalam ruangan. Itulah judul berikutnya, dan salah satu judul yang sekarang aku buat.

"Siap buat presentasi ??" tanya bu dosen
"Siap bu !! sahut aku dengan nada yang begitu memelas.

Huffttt !!!
Sambil disiapkan slidenya, aku berharap semunya lancar. LALU ..............

bla bla bla bla bla bla..................TING... Selesai

dan akhirnya dari presentasi tadi dapat disimpulkan
2 Pertanyaan ditambah seluruh ruangan menjadi haru, sedih dan asyik karena ulah teman presentasi aku...

kwwkwkwkwkwkkwwkkwk "SIP BRO" sahut aku sebagai pujian buat Si Mirwan, my partner of basic chemistry..

01.00 PM

Berharap dia sms, tapi nggk mungkin. Karena aku tahu dia tidak bakal sms aku kalau bukan aku duluan.
Jujur aku nggk suka, walau kenyataan aku bisa maklumi. Cuman dalam benak aku, seakan- akan aku nggk pernah di anggap.
Aku mau marah,... sulit.. karena aku bukan orang pemarah. Aku hanya akan menjauh dari orang itu hingga aku bisa menyimpulkan semuanya dengan pemikiran yang dingin.

1234567890-!@#$%^&*()_!@#$%^&*()!@#$%^&*()@#$%^&*()!@#$%^&*()!@#$%^&*()!@#$%^&*()_!@#$%^&*()!@#$%^&*()!@#$%^&*()!@#$%^&*(!@#$%^&*(!@#$%^&*(!@#$%^&*(!@#$%^&*@#$%^&*!@#$%^&*()!@#$%^&*()!@#$%^&*()!@#$%^&*()@#$%^&*()

MAAF AKU MALAS BUAT KETIK
LAGI SAKIT,...
FLU
TENGGOROKAN
DLL

Posted in | Leave a comment

Kisah Tentang AYAH dan Anak Perempuannya

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya, akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Posted in | Leave a comment

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.